Keterangan Gambar : Mantan Kepala Desa (Kades) Desa Marjanji, Muhamad Rizal Purba.(Foto dikutip dari menaratoday.com). Kolase foto/IRLANJAYANEWS. Serdang Bedagai, IJN –
Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akan menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan pungutan uang dalam proses perekrutan relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dusun 5 Simpang Racun, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Kepada irlanjayanews.com, Pimpinan Aksi SEMMI Sergai, Trio Putra mengatakan, aksi dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, pukul 10.00 WIB di lokasi dapur MBG Dusun 5 Simpang Racun, Desa Marjanji, dengan melibatkan sekitar 55 peserta.
“Aksi tersebut digelar sebagai bentuk respons atas keluhan sejumlah warga yang mengaku dimintai uang hingga Rp. 4 juta dalam proses perekrutan relawan MBG,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026), malam.
Menurutnya, dugaan pungutan tersebut harus mendapat perhatian serius karena berpotensi merugikan masyarakat sekaligus mencoreng tujuan program pemerintah yang diperuntukkan bagi kepentingan publik.
“Kami meminta seluruh pihak terkait untuk membuka persoalan ini secara terang-benderang. Jangan sampai program yang seharusnya membantu masyarakat justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam rekrutmen pekerja/relawan SPPG Marjanji yang terletak di Dusun 5 Desa Marjanji, ada permintaan uang diduga pungli, dibandrol dengan nominal Rp.4j juta perorang dari setiap masyarakat yang ingin bekerja menjadi relawan, dengan iming-iming agar bisa diterima bekerja di SPPG untuk program MBG, program prioritas nasional dibawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Udah bayar Rp.4 juta untuk masuk kerja,” ungkap ibu rumah tangga berinisial S sambil menunjukkan bukti screenshot percakapan dan pengiriman uang kepada oknum Mantan Kepala Desa, Muhammad Rizal Purba.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah calon relawan menyampaikan kepada Media Siber irlanjayanews.com yang mengaku telah menyetorkan uang agar dapat diterima bekerja di SPPG Marjanji.
Belakangan, sebagian warga disebut telah menerima pengembalian dana setelah persoalan tersebut viral dan menjadi sorotan publik.
“Sudah dikembalikan uang kami, ada 8 orang kami yang dipulangkan, pakai kuitansi, pakai materai, jumlah uang, terus nama penerimanya, yang mulangkan uangnya Darmawan, tapi dikuitansi nya ku lihat M.Rizal Purba (Mantan Kades Marjanji), tapi Rizal gak ada disitu saat pengembalian uang. Pemeran utamanya yang tampil, sutradaranya dibalik layar,” ungkap calon relawan yang tidak mau namanya ditulis, saat dikonfirmasi irlanjayanews.com sesaat setelah uang pengembalian dari pengelola SPPG diterimanya di dapur SPPG Marjanji, pada Kamis 28 Mei 2026 sore.
“Punya kami pun sudah dipulangkan bang, terimakasih banyak ya bang, semuanya karena pertolongan abang (media),” ungkap calon relawan lainnya.
Meski demikian, masih terdapat warga calon relawan yang mengaku belum menerima pengembalian uang yang telah disetorkan, bahkan calon relawan ini mengaku memperoleh dana tersebut dari hasil pinjaman.
“Belum dipulangkan bang, hutang aku uang itu loh bang,” ungkap salah satu calon relawan SPPG Marjanji yang mengaku takut, sambil meminta agar identitasnya tidak diberitahukan.
Pemilik SPPG, Darmawan Saragih mengakui adanya penerimaan uang tersebut, yang disebutkannya “uang terimakasih” saat dikonfirmasi wartawan di SPPG Marjanji, pada Kamis 28 Mei 2026 sore.
Darmawan juga mengakui bahwa hal tersebut memang bukan pungutan resmi yang dibenarkan dalam program pemerintah.
“Saya tidak membenarkan pungutan apapun yang ada disini,” kata Darmawan Saragih.
Darmawan juga mengaku, sebagian uang yang diterima dari calon relawan SPPG telah digunakan oleh Muhammad Rizal Purba Mantan Kepala Desa Marjanji, sementara sebagian lainnya telah dikembalikan kepada calon relawan SPPG.
“Sebagian telah digunakan” meniru pengakuan Rizal kepada dirinya.
“Meski begitu, saya bantu kembalikan kepada beberapa orang,” katanya.
Media Siber irlanjayanews.com juga melakukan konfirmasi ulang kepada Darmawan Saragih yang disebut sebagai pemilik SPPG Marjanji, tapi Darmawan belum memberikan jawaban.
Dalam aksi nanti, SEMMI akan menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain meminta pengembalian seluruh uang milik warga yang belum dikembalikan, mendesak pengusutan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, serta meminta evaluasi terhadap mekanisme perekrutan relawan pada program MBG.
Mereka berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara transparan sehingga tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat dan tidak mengganggu kepercayaan publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah.
Terkait akan adanya aksi unjuk rasa tersebut, media siber irlanjayanews.com melakukan konfirmasi kepada Korwil MBG Kabupaten Serdang Bedagai, Nurhasanah, dan kepada Kapolsek Sipispis, Iptu Herman Frenky Sinaga, Minggu (31/5/2026) sekitar Pukul 08.00 WIB.
Tapi hingga berita ini diterbitkan, Korwil MBG Sergai dan Kapolsek Sipispis belum memberikan tanggapan.
Disaat yang sama, irlanjayanews.com juga melakukan konfirmasi kepada Camat Sipispis, Herbin Damanik, terkait apakah pihak Pemerintah Kecamatan Sipispis telah mendapatkan informasi akan adanya aksi unjuk rasa tersebut, dan dijelaskan Camat Sipispis bahwa dirinya belum mendapatkan informasi.
“Waalaikum salam. Sampai saat ini blm ada,” balas Camat Sipispis yang komunikatif kepada Media Siber irlanjayanews.com.
Untuk kepentingan pemberitaan, media siber irlanjayanews.com juga telah melakukan upaya konfirmasi secara berulang-ulang dengan hari dan waktu yang berbeda-beda kepada Muhammad Rizal Purba Mantan Kades Marjanji yang disebut masyarakat sebagai perekrut calon relawan yang diduga meminta uang diduga pungli dengan dibandrol sebesar Rp. 4 juta dengan iming-iming agar dapat bekerja di dapur SPPG program MBG.
Tapi hingga detik ini, Muhammad Rizal Purba masih bungkam, tidak memberikan jawaban. (Red).

