Keterangan Gambar : Ilustrasi Dugaan Pungli (atas), SPPG Dusun 5 Desa Marjanji (bawah). Kolase foto/IRLANJAYANEWS. Serdang Bedagai, IJN –
Setelah viral dalam pemberitaan media, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terletak di Dusun 5 Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya mengembalikan uang yang diduga dipungli kepada beberapa orang calon relawan SPPG progam Makan Bergizi Gratis (MBG) pada, Kamis (28/5/2026) sore.
“Sudah dikembalikan uang kami bang, ada sekitar 7 atau 8 orang kami tadi yang dipulangkan, pakai kuitansi, pakai materai, jumlah uang, terus nama penerimanya, yang mulangkan uangnya Darmawan, tapi isi dikuitansinya ku lihat M. Rizal Purba. Pemeran utamanya yang tampil, sutradaranya dibalik layar,” ungkap calon relawan kepada irlanjayanews.com sambil merasa bingung dengan ulah pengelola SPPG tersebut.
Disebutkan masyarakat, bahwa pemulangan uang tersebut diberitahukan secara orang perorang, tidak melalui grup WhatsApp (WA) tempat dimana calon relawan tergabung mendapatkan informasi.
“Tadi pemberitahuannya pun engga dari grup, chat pribadi adminnya,” jelasnya lagi.
Sementara, calon relawan SPPG lainnya mengaku bahwa uang mereka belum dikembalikan.
“Punya ku kok belum, entah cemanapun ini, udahlah awak hutang sana sini uangnya, minta tolonglah bang bantu agar uang ku dipulangkan,” ungkap calon relawan yang minta namanya tidak disebutkan.
Saat dikonfirmasi media, pengelola SPPG mengakui adanya praktik pemberian “uang terima kasih” dalam proses perekrutan tenaga kerja lokal tersebut.
Namun, mereka menegaskan hal tersebut bukan pungutan resmi yang dibenarkan dalam program pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan pemilik SPPG, Darmawan Saragih, saat dikonfirmasi Wartawan, Kamis (28/5/2026) sore.
Ia menyebut, uang yang diberikan sejumlah calon pekerja merupakan bentuk “uang terima kasih” kepada tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa setempat berrnama Muhammad Rizal Purba yang membantu merekrut warga sekitar untuk bekerja di dapur MBG.
“Rizal itu tokoh masyarakat setempat. Dia prihatin dengan anak-anak muda yang tidak bekerja. Jadi dia membantu masyarakat masuk kerja di sini. Saya tidak membenarkan pungutan apa pun yang ada disini,” katanya.
Meski demikian, pihak pengelola mengakui adanya kekeliruan dalam pelaksanaan dilapangan dan menyatakan siap melakukan pembenahan.
“Kalau memang ada kesalahan di lapangan, kami benahi. Kami juga sudah bertemu pihak BGN di Medan untuk meminta penjelasan,” ungkapnya.
Darmawan juga mengaku sebagian uang yang diterima telah digunakan oleh Rizal, sementara sebagian lainnya telah dikembalikan kepada calon relawan SPPG.
“Sebagian telah digunakan,” Meniru pengakuan Rizal kepada dirinya.
“Meski begitu, saya bantu kembalikan kepada beberapa orang,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar informasi dan pemberitaan bahwa dalam proses perekrutan relawan di SPPG Dusun 5 Desa Marjanji, diduga masyarakat dimintai uang dengan dibandrol sebesar Rp 4 juta perorang diduga pungli, dengan iming-iming diterima bekerja di dapur MBG tersebut.
Media Siber irlanjayanews.com juga melakukan konfirmasi beberapa kali dengan waktu dan hari yang berbeda-beda kepada Muhammad Rizal Purba, tapi Mantan Kepala Desa Marjanji ini bungkam dan tidak menjawab. (Red).

