Keterangan Gambar : Camat Perbaungan, Elmiati. (Foto dikutip dari akun facebook Elmiati).
Sergai, IJN –
Kinerja Camat Perbaungan, Elmiati, terkait anggaran Pemerintah Kecamatan Perbaungan dan terkait pembinaan serta pengawasan (Binwas) dalam penggunaan dana desa di Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang diduga kurang transparan menjadi sorotan publik.
Diberitakan sebelumnya, Camat Perbaungan Elmiati diduga kurang transparan dalam penyampaian informasi tentang pengawasan dalam penggunaan anggaran dana desa di Desa Deli Muda Hilir saat dikonfirmasi lebih detail dan lebih mendalam oleh media.
Begitu juga saat dikonfirmasi terkait rencana kerja dan berapa jumlah anggaran yang dikelola oleh Pemerintah Kecamatan Perbaungan, Elmiati juga kurang transparan.
Sama halnya dengan Kades Deli Muda Hilir, Mulianto yang juga sulit dikonfirmasi terkait penggunaan dana desa di Desa Deli Muda Hilir.
Masyarakat dan publik berharap, penggunaan anggaran atau keuangan negara di pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan seluruh badan publik harus transparan (terbuka) kepada masyarakat (Publik).
Transparansi itu penting, sebagai bentuk tanggungjawab dari pemerintah kepada masyarakat.
Agar keuangan negara dapat dikelola secara akuntabel serta bebas dari dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan.
Soal transparansi, kinerja Camat Perbaungan Elmiati disorot dan dipertanyakan publik.
Elmiati selaku Camat Perbaungan diduga kurang transparan saat dikonfirmasi terkait keuangan negara, yakni anggaran kecamatan dan kinerjanya dalam pengawasan penggunaan dana desa yang dikelola Desa Deli Muda Hilir.
Saat dikonfirmasi lebih mendalam terkait kinerjanya soal monitoring dan evaluasi dalam penggunaan dana desa dan terkait anggaran Pemerintah Kecamatan Perbaungan, Elmiati selaku Camat Perbaungan belum memberikan informasi.
Belakangan ini upaya konfirmasi telah dilakukan beberapa kali dengan waktu yang berbeda-beda, tapi Elmiati Camat Perbaungan masih “Bungkam” dan belum memberikan jawaban.
Dicoba konfirmasi ulang pada hari ini, Rabu (11/3/26) sekira Pukul 10.20 WIB, Elmiati juga belum membalasnya, padahal pesan sudah terkirim dan ceklis dua.
Menanggapi sikap Camat Perbaungan, Elmiati yang sulit dikonfirmasi soal penggunaan anggaran dan kinerjanya, Suprapto sebagai masyarakat Sergai yang aktif dalam kegiatan sosial kontrol memberikan tanggapannya.
“Pejabat publik sebaiknya harus lebih transparan terkait kinerjanya, apalagi saat dikonfirmasi media untuk kepentingan publik,” jelasnya.
Sebagai masyarakat dan sosial kontrol, Suprapto meminta kepada Bupati Sergai, H. Darma Wijaya untuk mengevaluasi kinerja seluruh bawahannya.
“Kinerja para camat di pemerintah kecamatan masing-masing, yang kinerjanya bagus ataupun yang kinerjanya kurang bagus, baik secara langsung maupun tidak langsung, penilaian masyarakat, akan berdampak kepada Pemerintah Kabupaten Sergai, khususnya kepada atasannya yakni Bupati dan Wakil Bupati Sergai, karena jabatan camat adalah bawahan Bupati, saya sebagai masyarakat, berharap kepada Bapak Bupati Sergai, jika misalkan ada oknum camat yang kinerjanya bagus secara umum, harus diapresiasi, begitu juga sebaliknya, jika ada oknum camat yang kinerjanya kurang maksimal, kurang komunikatif, kurang transparan dalam hal pelayanan kepada publik, Bupati Sergai harus segera mengambil tindakan untuk mengevaluasi kinerja oknum camat tersebut, karena masih banyak lagi orang-orang yang lebih mampu, lebih mumpuni dan kompeten untuk diberikan kesempatan,” tegasnya.
(Hingga berita ini ditulis, Camat Perbaungan Elmiati dan Kades Deli Muda Hilir belum dapat dikonfirmasi). (Red).

