Sergai, IJN –
Elmiati Camat Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kurang komunikatif dan sulit dikonfirmasi soal kinerjanya dalam melakukan Pembinaan, Pengawasan (Binwas) atau monitoring dan evaluasi (Monev) terkait penggunaan anggaran dana desa di Desa Deli Muda Hilir.
Begitu juga dengan Mulianto Kades Deli Muda Hilir, sulit dikonfirmasi terkait penggunaan dana desa yang terindikasi ada penyimpangan dan dugaan penyelewengan dana desa yang diduga dilakukan oleh Kades Deli Muda Hilir, Mulianto.
Sebagai pejabat publik, seorang Camat seyogianya harus lebih komunikatif, karena komunikasi merupakan kunci untuk membangun kepercayaan dan kerjasama dengan masyarakat dan juga kepada media massa (pers) sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan publik.
Elmiati selaku Camat Perbaungan kurang transparan dan sulit dikonfirmasi walaupun sudah dilakukan upaya konfirmasi beberapa kali dalam waktu yang berbeda-beda.
Dicoba konfirmasi ulang, Rabu (4/3/25) Elmiati juga masih “bungkam” tidak menjawab.
Diduga Elmiati Camat Perbaungan takut dikonfirmasi wartawan terkait kinerjanya yang kurang maksimal sebagai pejabat publik.
Kurang Komunikatif dan sulitnya Camat Perbaungan, Elmiati dikonfirmasi terkait Desa Deli Muda Hilir diduga karena kinerjanya yang kurang mumpuni dalam mengemban jabatan sebagai pejabat publik seperti jabatan camat yang
berperan dalam pelaksanaan pemerintahan umum dan pelayanan publik.
Diketahui, konfirmasi yang dilakukan pihak media massa adalah untuk kepentingan umum dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kurang transparan dan sulitnya Elmiati Camat Perbaungan untuk dikonfirmasi, seolah berbanding terbaik dengan pesan yang disampaikan oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya dibeberapa kesempatan seperti saat pelantikan Camat beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa media massa (pers) adalah mitra strategis pemerintah.
Menanggapi sulitnya pejabat publik dikonfirmasi, Suprapto sebagai penggiat anti korupsi dan aktif dalam kegiatan sosial kontrol menilai bahwa apa yang telah disampaikan oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya seolah tidak sejalan dengan pelaksanaannya di jajaran bawahannya seperti di pemerintah kecamatan.
“Pak Bupati dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa media adalah mitra strategis pemerintah, siapa itu pemerintah ? Pemerintah Kabupaten Sergai ya dari jajaran atas kebawah, termasuk pemerintah kecamatan, harapan Pak Bupati pemerintah kecamatan harus lebih optimal dalam pelayanan publik, dan mengatakan bahwa media adalah mitra strategis pemerintah, pesan dan harapan Pak Bupati itu seolah kurang sejalan dengan apa yang ada ditingkat kecamatan, yang dinilai kurang maksimal dalam pelayanan kepada publik, kurang transparan dan sulit dikonfirmasi oleh media,” jelasnya
Suprapto juga berharap kepada Bupati Sergai agar lebih selektif dalam memilih pejabat publik yang berkedudukan strategis dan meminta agar Bupati Sergai, H. Darma Wijaya dapat segera mengevaluasi kinerja para camat yang dinilai kurang dapat berkerja secara maksimal.
“Jabatan camat itu jabatan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat atau publik, Pak Bupati harus lebih selektif dalam memilih pemimpin seperti jabatan camat, karena baik buruknya penilaian masyarakat atas kinerja yang mereka emban, secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak kepada Pemerintah Kabupaten Sergai dan juga berdampak kepada kinerja Pak Bupati dan Wakil Bupati Sergai,” tegasnya.
(Hingga berita ini ditulis, Mulianto Kades Deli Muda Hilir dan Elmiati Camat Perbaungan belum dapat dikonfirmasi walaupun pesan konfirmasi sudah terkirim dan ceklis dua).

